Home > Berita Bola > Seto Nurdiantoro Belum Mendapat Titik Terang Soal Masa Depannya di PSS

Seto Nurdiantoro Belum Mendapat Titik Terang Soal Masa Depannya di PSS

Pelatih PSS Sleman di Liga 1 2019, Seto Nurdiantoro, masih belum menemui titik terang terkait masa depannya bersama klub. PSS Sleman menjadi salah satu tim kuda hitam yang diperhitungkan oleh klub lain selama gelaran Liga 1 2019. Padahal, saat itu PSS berstatus sebagai tim promosi yang baru naik kasta dari Liga 2 2018.

Performa PSS itu sempat mengejutkan sepak bola Indonesia setelah bisa mengimbangi bahkan mengalahkan beberapa tim unggulan Liga 1 2019. Contohnya saja mengimbangi juara Liga 1 2019, Bali United, dan mengalahkan Persebaya Surabaya.

Puncaknya, PSS berhasil mengakhiri musim lalu dengan menduduki peringkat kedelapan dengan koleksi 48 poin dari 34 pertandingan. Ada satu sosok yang digadang-gadang menjadi aktor di balik kecemerlangan performa tim berjulukan Elang Jawa tersebut musim lalu. Sosok itu adalah sang pelatih, Seto Nurdiantoro.

Saking kagumnya pencinta sepak bola Tanah Air dengan sosok Seto, namanya bahkan sempat diisukan akan menjadi calon asisten pelatih timnas Indonesia di bawah Shin Tae-Yong. Tapi, sekarang nasib pelatih asal Sleman itu masih belum jelas.

Apakah dirinya akan tetap menangani PSS atau harus pergi mencari tim lain. Untuk memperjelas hal itu Seto pun sempat menemui pihak manajemen pada Sabtu (11/1/2020). Setelah pertemuan, Seto mengungkap satu hal ke awak media.

“Tadi (kemarin) sudah ada pertemuan, sekarang tinggal manajemen keputusannya bagaimana,” kata Seto.

“Kami tadi sudah negosiasi, hanya pihak yang datang belum bisa memutuskan,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Seto juga menjelaskan dirinya sudah mengajukan beberapa poin permintaan kepada manajemen. Permintaan itu diberikan Seto untuk bisa lebih mengangkat performa tim di musim depan.

“Saya tanyakan ke manajemen target musim depan seperti apa?,” kata Seto.

“Kalau soal evaluasi saya juga tanyakan bagaimana perkembangan mess, kemudian lapangan reguler apa sudah ada?”

“Saat ini PSS butuh lapangan reguler, bukan lapangan kampung. Hal itu bukan syarat dari saya, tapi lebih ke kebutuhan tim,” katanya.

PSS sendiri saat ini menjadi salah satu tim yang lambat dalam bergerak di bursa transfer menjelang Liga 1 2020. Elang Jawa sejauh ini belum memperkenalkan satu pun pemain baru tapi malah sudah banyak pemain yang pergi ke tim lain. Kalau dihitung-hitung, PSS hanya punya waktu sekitar 1,5 bulan untuk mempersiapkan tim apabila Liga 1 2020 dimulai pada bulan Maret.

“Semua tergantung manajemen, kalau keputusannya cepat maka pembentukan tim juga cepat,” kata Seto.

“Saya harus bangun tim dari awal lagi karena sudah banyak pemain yang akhirnya keluar.”

“Sekarang semua tergantung manajemen, bagaimana dan seberapa cepat keputusannya,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Mantan Penyerang Timnas Indonesia Yakin Shin Tae-Yong Beri Dampak Positif

Legenda tim nasional Indonesia Peri Sandria yakin manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong, yang berasal ...