Home > Berita Liga Indonesia > Persebaya Pecat Djanur, Fabio Lopez : “Sepakbola di Indonesia Masih Amatir”

Persebaya Pecat Djanur, Fabio Lopez : “Sepakbola di Indonesia Masih Amatir”

Surabaya – Juru latih asing turut menerangi bahkan mengecam berita pendepakan Djajang Nurjaman dari kursi kepelatihan Persebaya Surabaya pada Sabtu (10/08/2019) lalu.

Persebaya Pecat Djanur, Fabio Lopez : "Sepakbola di Indonesia Masih Amatir"

Sebelumnya, manajemen Bajol Ijo sudah menentukan untuk menyudahi kerjasamanya dengan pelatih asal Majalengka itu tepat usai hasil seri klub asal Kota Pahlawan ini dalam pertandingan besar menghadapi Madura United yang digelar di Stadion GBT.

Melansir dari laman resmi klub, Manajemen tim kebanggaan Bonek dan Bonita itu memberitahukan kalau nahkoda berusia 60 tahun ini menerima keputusan pendepakan tersebut walaupun dalam artikel tak tertulis pernyataan lantas dari sang arsitek.

“Djanur menerima semua keputusan manajemen. Dia menyatakan bertanggung jawab atas performa Persebaya,” demikian pernyataan aritkel situs resmi.

Pendepakan eks nahkoda PSMS Medan ini makin menjelaskan bukti kalau Liga 1 Indonesia merupakan kompetisi keras, dan sering jadi ‘kuburan’ bagi banyak juru racik mulai dari lokal sampai impor sekalipun.

Berita pendepakan mantan arsitek Persib Bandung itu pun memperoleh tanggapan dari salah satu pelatih asing yang pernah bekerja di kompetisi kasta teratas Indonesia, yaitu Fabio Lopez yang sempat menukangi PSMS Medan dan juga Borneo FC.

Menurutnya, sepak bola Indonesia masih jauh dari kata profesional khususnya dalam pengelolaan manajemen tim. Banyak skuat di Tanah Air kurang menyenangi proses, bahkan beberapa skuat tidak punya konsep jelas sebelum Liga berlangsung.

“Saya pikir sepak bola Indonesia itu masih amatir. Sekitar 80 atau 90% manajemen klub di negara ini berpikir bahwa mereka mengelola klub. Tapi tidak jelas siapa bosnya,” ucapnya kepada redaksi INDOSPORT.

“Untuk membangun tim perlu waktu. Bukan 2 bulan. Bukan 9 bulan. Masalahnya lebih dalam. Tidak ada satu klub pun di Indonesia, kecuali Bali United yang memiliki rencana matang. Apa yang ingin diraih, Apa yang perlu dilakukan sebelum liga.” tambahnya.

Dengan keputusan menyudahi kerja sama dengan Djanur, maka secara otomatis ujung tangka kepemimpinan juru latih Bajol Ijo diketuai asisten nahkoda Bejo Sugiantoro.

Tantangan pria berusia 42 tahun ini yang dipilih sebagai caretaker dapat dibilang sulit. Pasalnya Persebaya akan berkunjung ke kandang Singo Edan, untuk menjalani duel derby Jawa Timur pada Kamis (15/08/2019) mendatang.

(FW – Satupedia.com)

x

Check Also

Penampilan Gianluca Diganjar Sanjungan Oleh Pelatih Borneo FC

Penampilan Gianluca Diganjar Sanjungan Oleh Pelatih Borneo FC

Samarinda – Performa Gianluca Pandeynuwu dinilai arsitek tim Borneo FC, Mario Gomez, sangat baik. Hal ...