Home > Piala Indonesia > Persebaya Merasa Dirugikan Wasit Saat Lawan Madura United

Persebaya Merasa Dirugikan Wasit Saat Lawan Madura United

Surabaya – Persebaya Surabaya tak butuh waktu lama untuk melakukan protes terkait kepemimpinan wasit Dodi Setia Permana di pertandingan kontra Madura United, pada leg kedua babak perempat-final Piala Indonesia 2018/19 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (27/06/2019). Dalam pertandingan itu, Persebaya menyerah dengan skor 2-1.

Persebaya Merasa Dirugikan Wasit Saat Lawan Madura United

Ada dua hal yang menjadi sorotan Persebaya dalam pertandingan itu. Dalam surat protes yang dialamatkan kepada Komisi Disiplin PSSI itu, Persebaya merasa dirugikan oleh dua keputusan Dodi.

Pertama, saat menit ke-54, pemain Madura United Alfath Faathier terlihat melakukan handball di zona terlarang. Menurut penilaian Persebaya, tangan Alfath saat itu dalam posisi aktif, namun wasit menutup mata atas kejadian tersebut.

Kedua, pada menit ke-66, pemain Persebaya Amido Balde dilanggar di kotak penalti oleh penjaga gawang Madura United, Muhammad Ridho. Namun sang pengadil lapangan juga tidak memberikan hadiah penalti kepada Persebaya karena menganggap kontak fisik itu masih di luar kotak penalti. Selain itu, wasit juga hanya mengganjar Ridho dengan kartu kuning.

Dalam surat bernomor 85/PT.P1-VI/2019 itu, Persebaya juga menyertakan rekaman video dari kejadian tersebut.

“Persebaya sangat dirugikan dengan kepemimpinan wasit Dodi Setia Permana dari Kabupaten Indramayu. Selain tidak tegas, wasit mengabaikan prinsip utama dalam memimpin pertandingan yakni Adil,” tulis Persebaya dalam surat tersebut. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Djanur Pasrah Dipecat Persebaya Usai Diimbangi Madura United

Djanur Pasrah Dipecat Persebaya Usai Diimbangi Madura United

Surabaya – Pelatih Persebaya, Djajang Nurdjaman (Djanur), mengaku pasrah menerima keputusan apapun dari pihak manajemen ...