Home > Berita Liga Eropa > Pembelaan Presiden UEFA Terkait Final Liga Europa di Baku

Pembelaan Presiden UEFA Terkait Final Liga Europa di Baku

London – Nama besar klub-klub Inggris di Eropa telah rusak karena keluhan mereka terkait keputusan melangsungkan laga final Liga Europa di Azerbaijan. Hal itu diaampaikan oleh presiden UEFA Aleksander Ceferin.

Pembelaan Presiden UEFA Terkait Final Liga Europa di Baku

Otoritas sepakbola Eropa itu sebelumnya mendapat kritikan pedas dari fans dan pandit karena memilih menggelar final di Baku, sebuah duel yang akhirnya dimenangkan oleh Chelsea dengan skor 4-1 atas Arsenal.

Isu tiket dan perjalanan membuat kelompok suporter kesulitan menyaksikan langsung ke stadion dan terbukti banyak bangku kosong di Baku Olympic Stadium.

UEFA juga mendapat kritik terkait keamanan Henrikh Mkhitaryan usai Arsenal memutuskan tidak menerbangkannya ke Azerbaijan karena tensi tinggi negara tersebut dengan Armenia.

Ceferin akhirnya menanggapi sejumlah keluhan yang ada dengan menyebut jika dua tim Azerbaijan bermain di London, mereka dan pendukungnya tidak akan mengeluh.

“Setiap kami menghadapi tim Inggris, keluhan selalu ada. Sikap ini tidak akan membantu popularitas sepakbola Anda di Eropa,” ujarnya di Oxford (16/06/2019).

“Jika seseorang bertanya kepada kami mengapa mengambil keputusan menggelar final di Baku, saya akan menjawab ada orang di sana. Jika ada dua tim Azerbaijan bermain di London, mereka tidak akan mengeluh. Mereka akan datang dan bermain tanpa masalah.”

“Baku adalah keputusan yang diambil 1,5 tahun sebelumnya. Baku punya stadion modern dengan kapasitas 70.000 penonton. Saya pikir hanya ada satu stadion di Inggris yang lebih besar dari itu.”

“Mereka harus menyaksikan pertandingan pada jam 11 malam karena perbedaan waktu, tetapi tidak ada yang mengeluh.” pungkasnya.(Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Bos Arsenal Waspadai Hazard Jelang Final Liga Europa

Bos Arsenal Waspadai Hazard Jelang Final Liga Europa

London – Juru racik Arsenal Unai Emery menyebut bahwa membatasi pergerakan Eden Hazard akan jadi ...