Home > Berita Liga Inggris > Leicester City > Prediksi Leicester vs Chelsea, EPL 12 Mei 2019

Prediksi Leicester vs Chelsea, EPL 12 Mei 2019

Leicester – Partai seru antara Leicester City meladeni Chelsea akan terhidang dalam jornada terakhir Liga Inggris 2018/2019 di Stadion King Power, Minggu (12/05/2019) pukul 21.00 WIB. Dalam pertandingan ini, kemenangan berharga bagi masing-masing skuat untuk memperoleh momentum baik manfaat mengarungi kompetisi musim depan.

Prediksi Leicester vs Chelsea, EPL 12 Mei 2019

Di Liga Inggris sendiri, The Blues dan The Foxes sudah tidak memiliki sasaran yang khusus. Di kubu skuat tamu, Chelsea telah dipastikan masuk empat besar. Sedangkan The Filberts masih nyaman di posisi kesembilan, beda dua angka dengan Everton di urutan kedelapan.

Ujung tombak tumpuan Leicester, Jamie Vardy menuturkan bahwa kemenangan sangat penting untuk mengawal momentum positif timnya. Bomber asal Inggris tersebut menjelaskan bahwa kemenangan atas The Blues akan menjadi bekal berharga untuk mengarungi musim depan.

“Ini seperti musim-musim yang lain. Ada 38 pertandingan dalam setahun, Anda tidak melepaskan kaki dari pedal, Anda ingin memenangi sebanyak mungkin pertandingan, dan jika kami menang pada Minggu [lawan Chelsea], [kemenangan] itu memberi kami momentum untuk melakoni musim depan,” ucap Vardy dikutip laman resmi Leicester.

Pilar berusia 31 tahun itu sendiri merupakan sosok yang wajib dihati-hati Chelsea menjelang duel ini. Pasalnya, Vardy menyumbang tiga brace terakhir Leicester saat menjamu Chelsea. Pada pertemuan perdana musim ini, gol semata wayang sang lini depan juga berhasil mengangkat The Filberts mengambil kemenangan di Stamford Bridge.

Sementara itu, di kubu skuat tamu, The Blues cuma punya waktu dua hari istirahat sebelum berkunjung ke King Power. Pada Jumat (10/05/2019) lalu, Chelsea wajib meladeni Eintrach Frankfurt dalam leg kedua semifinal Liga Europa. Dalam partai tersebut, tim besutan Maurizio Sarri itu wajib menyudahi pertandingan dan lolos ke final via babak adu penalti.

Pelatih asal Italia itu sendiri mengaku bahwa masa rehat yang pendek tersebut akan mempersusah skuatnya. eks nahkoda Napoli itu juga menyoroti faktor kepenatan timnya setelah menjalani banyak laga di musim ini.

“Tentu ini akan sangat sulit pada Minggu [lawan Leicester]. Ini akan sulit, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental, karena tidaklah mudah untuk pulih dari laga seperti pada Kamis lalu [melawan Frankfurt]. Secara fisik, saya pikir kami bisa memulihkan diri, kendati tidak seratus persen, tetapi secara mental itu lebih sulit,” ucap Sarri dilansir laman resmi Chelsea.

Menjelang akhir musim 2018/2019, arsitek kelahiran 60 tahun itu pun menyatakan lega dengan penampilan skuatnya. Pada musim ini, The Blues berhasil menembus puncak Piala Liga Inggris meski cuma jadi runner-up, takluk dari Manchester City. Sedangkan di Liga Eropa, Chelsea juga berhasil menembus final untuk meladeni Arsenal pada Kamis (30/05/2019) mendatang. Sementara di Liga Inggris, Eden Hazard dan kawan-kawan sudah dipastikan menyegel empat besar di akhir musim.

“Saya pikir kami melakoni musim yang sangat baik karena kami mencapai dua final dan kami finis di empat besar. Tentu, di final Anda membutuhkan keberuntungan. Mencapai final memang penting, tetapi sekarang kami ingin menang dan jika kami bisa memenangkan trofi, setelah finis di empat besar, kami mengakhiri musim dengan capaian yang sangat kuat,” tambah Sarri.

Menjelang duel ini, Chelsea pun harus penuh harapan kalau melihat rekor perjumpaan juru taktik musuh, Brendan Rodgers. Di Liga Inggris, juru racik asal Irlandia Utara itu belum sempat menang atas The Blues dalam delapan perjumpaan. Dalam delapan laga tersebut, Rodgers takluk empat kali dan seri empat kali.

(SK – Satupedia.com)

x

Check Also

Simak Data Statistik Jelang Laga Leicester City vs Manchester United

Simak Data Statistik Jelang Laga Leicester City vs Manchester United

Leicester – Urutan 11 Leicester City akan menghadapi posisi 6 Manchester United pada pekan 25 ...