Home > Berita Liga Indonesia > Jadi Mualaf, 3 Pemain Asing Liga Indonesia Ini Punya Nama Baru

Jadi Mualaf, 3 Pemain Asing Liga Indonesia Ini Punya Nama Baru

Jakarta – Punggawa asing yang sempat berkarier di Liga Indonesia ini memilih berganti nama, setelah memutuskan berhijrah keyakinan dan menjadi mualaf. Siapa sajakah mereka?

Jadi Mualaf, 3 Pemain Asing Liga Indonesia Ini Punya Nama Baru

Indonesia yang memang dikenal dengan kegemaran masyarakatnya akan sepak bola, banyak membikin para leguin asing tidak kuasa untuk menginjak kakinya dan menjajal peruntungan bermain di Liga 1.

Tidak cuma kebudayaan sepak bola dan masyarakat yang terkenal baik hati, adat dan budaya Indonesia pun ternyata banyak menyerahkan kesan positif kepada para pilar asing tersebut bahkan ikhlas menjadi warga negara Indonesia (WNI).

Salah satunya adalah keyakinan agama Islam yang memang menjadi mayoritas di Indonesia, dikenal akan kebaikan dan kesopanannya, banyak para leguin asing tertarik untuk berhijrah keyakinan menjadi seorang muslim.

Menariknya setelah menjadi mualaf, punggawa-punggawa asing berikut tidak keberatan untuk mengganti nama mereka yang sejatinya pernah menjadi ciri khas ketika bermain di lapangan.

Langsung siapa sajakah amunisi tersebut, berikut Satupedia.com merangkum para leguin asing Liga Indonesia yang berganti nama setelah menjadi mualaf kepada anda.

1. Abanda Herman

Eks bek Maung Bandung, Abanda Herman menentukkan untuk masuk Islam pada 18 April 2013. Mantan punggawa Persija tersebut membaca dua kalimat syahadat disaksikan langsung oleh sebanyak petinggi tim asal Kota Kembang tersebut kala itu.

Pilar berusia 35 tahun ini memutuskan jadi muslim karena lingkungan islami di Persib. Setelah menjadi mualaf Abanda Herman mengganti namanya dengan Ahmad Abanda.

“Aku memang sudah lama berniat masuk Islam,” ujar pemain yang berposisi sebagai bek ini.

2. Marcio Souza

Mantan pemain Arema, Marcio Souza memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat pada tahun 2010, saat ia masih membela Semen Padang.

Keputusannya memeluk Islam dikarenakan sebab ia menemukan kedamaian waktu sebanyak temannya berangkat ke masjid untuk menunaikan salat berjamaah di sela latihan atau laga.

“Saya tertarik melihat rekan-rekan taat dan rutin beribadah kalau waktu salat tiba. Bahkan saat laga tandang mereka tak lupa beribadah meski di tengah perjalanan,” kata Souza.

3. Danilo Fernando

Terakhir ada pilar asli Brasil lain, Danilo Fernando yang menentukan menjadi muallaf pada Januari 2008 lalu. Keputusannya masuk Islam lebih dipengaruhi lantaran ingin menikahi kekasihnya Windy Fitria Marzuki.

Sesudah menjadi mualaf, eks gelandang Deltras Sidoarjo ini pun langsung mengganti namanya jadi Muhammad Danilo Fernando.

“Tidak ada orang yang memaksa saya masuk Islam. Saya menjadi mualaf murni karena keinginan saya sendiri. Aku baca dua kalimat syahadatnya di Masjid Al-Akbar, Surabaya,” tutur Danilo.

(HA – Satupedia.com)

x

Check Also

Prediksi Barito Putera vs Persija, Liga 1 20 Mei 2019

Prediksi Barito Putera vs Persija, Liga 1 20 Mei 2019

Banjarmasin – Kampiun bertahan Liga 1, Persija Jakarta akan memulai kegiatannya di Liga 1 2019 ...