Home > Berita Liga Indonesia > Presiden Borneo FC Ultimatum Pemain Yang Belum Bisa Membuktikan Kualitasnya

Presiden Borneo FC Ultimatum Pemain Yang Belum Bisa Membuktikan Kualitasnya

Samarinda – Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin menjelaskan, manajemen ultimatum pemain yang tidak mampu menaikkan penampilan selama melakoni persiapan meladeni Liga 1 2019.

Presiden Borneo FC Ultimatum Pemain Yang Belum Bisa Membuktikan Kualitasnya

Pesut Etam sudah gugur di event pramusim Piala Presiden 2019, dan sekarang fokus menyiapkan diri jelang Liga 1. Nabil menuturkan status amunisi saat ini masih aman. Tetapi keadaan bisa berganti kalau mereka tidak memperlihatkan peningkatan. (22/03/2019)

“Sekarang tim masih kami beri waktu libur. Nanti saat berkumpul, kami akan adakan pertemuan membahas semua masalah di tim. Pemain asing dan lokal akan kami lakukan pembicaraan serius, termasuk staf pelatih. Hasil di Piala Presiden kemarin menyadarkan kami banyak hal,” tutur Nabil dilansir laman resmi klub.

“Kami tidak mentoleransi siapa saja yang tidak maksimal di Borneo FC, karena kami punya target tinggi musim ini.”

Klub asal Samarinda itu berencana menghelat pemusatan latihan (TC) di Bontang. Sebelum berangkat ke Bontang, pemain Borneo FC akan menjalani uji tanding di Samarinda pada 31 Maret menghadapi Barito Putera. Nabil menjelaskan, ia telah melakukan pembicaraan dengan pemilik Laskar Antasari, Hasnuryadi Sulaiman.

“Saya beberapa waktu lalu bertemu Pak Hasnur, dan ada pembicaraan untuk uji coba di akhir Maret ini. Rencana ini sudah dikoordinasikan kepada pelatih kepala, dan dia juga menyetujuinya,” jelas Nabil.

“Setelah uji coba, kami akan lanjutkan program tim untuk melakukan TC di Bontang kurang lebih satu minggu. Semoga semua berjalan lancar, dan berdampak positif untuk kompetisi nanti.”

(JH – Satupedia.com)

x

Check Also

Pemain Asal Turkmenistan Yakin Bakal Digaet Persib

Pemain Asal Turkmenistan Yakin Bakal Digaet Persib

Bandung – Pemain asing Persib Bandung asal Turkmenistan, Artur Gevorkyan, mengaku yakin bakal dipatenkan oleh ...