Home > Berita Liga Indonesia > Ismed Sofyan Inginkan Ada Penyegaran di Sektor Bek Kanan Persija

Ismed Sofyan Inginkan Ada Penyegaran di Sektor Bek Kanan Persija

Jakarta – Ismed Sofyan menjadi salah seorang pemain veteran yang mengiringi sesi latihan pertama Persija Jakarta di lapangan Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin sore (7/1). Pemain asal Aceh Tamiang ini yang telah kehilangan dua temannya di lini belakang musim lalu, Gunawan Dwi Cahyo dan Jaimerson Xavier, itu mengaku masa kerja sebelumnnya dengan Macan Kemayoran telah berakhir. Namun ia tetap memperoleh panggilan untuk mengikuti latihan.

Ismed Sofyan Inginkan Ada Penyegaran di Sektor Bek Kanan Persija

”Ya, harapan saya agar manajemen bisa mendapatkan pemain dengan posisi bek kanan yang baru,” ucap Ismed Sofyan, saat ditemui usai latihan perdana bersama Persija Jakarta.

“Sebenarnya saya tidak bisa ngomong apa-apa soalnya saya belum perpanjang kontrak. Makanya saya repot juga. Baru nanti malam saya akan ketemu manajemen,” ujar pemain yang sebelumnya memperkuat Persijatim tersebut.

Lebih lanjut Bang Haji, sapaan akrabnya, menuturkan keinginan agar Persija dapat mempunyai punggawa lain di posisi bermain yang sama dengan dirinya. Terasa wajar memang bila Ismed mempunyai harapan demikian. Di usianya yang kini hampir kepala empat, Ismed tentu bukan lagi seperti Ismed 10 sampai 15 tahun lalu.

Meski Ismed masih terus membantah tua, tapi pertambahan usia adalah sesuatu yang pasti. Pertambahan usia yang sering kali menjadi momok bagi pesepak bola, karena pasti akan berpengaruh pada penurunan fisik dan kualitas performa.

Keberadaan Ismed Sofyan hingga 17 tahun lamanya di sisi kanan Persija tentu kekuatan tersendiri. Namun di sisi lain, itu juga menjadi bahaya untuk tim Ibukota. Macan Kemayoran harus mulai menyiapkan punggawa lain yang datang akan menggantikan, atau setidaknya menolong Ismed dengan segala tugasnya.

Tengoklah musim lalu. Ketika Ismed tidak bisa tampil, Macan Kemayoran serasa tidak mempunyai pengganti seimbang. Stok di bangku cadangan hanya punggawa-punggawa yang serba bisa dimanfaatkan untuk menempati posisi yang ditinggalkan. Sebut saja Novri setiawan, Rohit Chand, Jaimerson, hingga Rezaldi Hehanussa pernah dipaksa berpindah tempat.

Sebetulnya, selama 17 tahun Ismed Sofyan menguasai sisi kanan Persija, pilar-pilar lain pernah datang menjadi pesaing. Atau bahkan ada punggawa-punggawa muda yang santer dikabarkan disiapkan untuk kelak melanjutkannya. Mulai Hasyim Kipuw hasil jebolan kompetisi internal Persija, hingga Alfin Tuasalamony nyatanya memilih meninggalkan.

Bukan berarti pilar muda yang memilih pergi tidak mempunyai kemampuan yang seimbang dengan Ismed. Hanya saja mereka akan sangat susah memperoleh menit bermain ketika bersaing dengannya, sedangkan bagi amunisi muda, menit bermain adalah target utama.

Kini, di usia Ismed yang semakin bertambah, wajar jika ia berkeinginan ada pilar lain yang menolong di posisinya. Bahkan bukan tidak mungkin akan menggantikannya. Bagaimapun juga, Macan Kemayoran butuh pemain lain di tempatkan bek kanan yang siap berlari lebih kencang beberapa tahun mendatang.

(HN – Satupedia.com)

x

Check Also

Ambisi Pelatih Anyar Kembalikan Sriwijaya FC Ke Liga 1

Ambisi Pelatih Anyar Kembalikan Sriwijaya FC Ke Liga 1

Palembang – Juru racik baru Sriwijaya FC Kas Hartadi harapan skuat asuhannya cuma satu musim ...