Home > Berita Liga Prancis > PSG > Sang Ibu Angkat Bicara Soal Polemik Rabiot di PSG

Sang Ibu Angkat Bicara Soal Polemik Rabiot di PSG

Paris Gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot sedang mengusahakan menuju pintu keluar klub. Pernyataan itu disampaikan oleh sang ibu sekaligus agennya, Veronique.

Sang Ibu Angkat Bicara Soal Polemik Rabiot di PSG

Pemain berusia 23 tahun itu dipastikan bakal hengkang dari PSG usai masa kerjanya berakhir pada akhir musim 2018/19 ini, dan direktur tim Antero Henrique juga mengakui bahwa sang pemain udah tak memiliki niat untuk bertahan.

Dan konsekuensi atas sikap ‘membangkang’ dari klub dengan terus penguluran penandatanganan kontrak baru, Rabiot menjadi penghangat bangku cadangan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dalam pernyataannya, Veronique berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Perkumpulan Pemain Profesional Prancis (UNFP). Ia juga membantah rumor yang menyebut bahwa Rabiot telah menjalin kesepakatan dengan Barcelona,.

“Tidak ada kesepakatan dengan klub mana pun. Saya tidak tahu siapa yang memulai rumor,” ungkap Veronique kepada RTL (21/12/2018). “Kami tidak punya hak untuk berbicara dengan klub mana pun sebelum 1 Januari dan kami tidak akan melakukannya.”

“Benar bahwa saya jarang berbicara secara publik, saya pikit lebih baik bagi saya untuk bertahan di bawah bayang-bayang sepanjang waktu.”

“Tapi sementara presiden klub selalu mengatakan kepada kami bahwa klub adalah keluarga besar – yang saya sepakat dengan itu dan selalu respek pada aturan dan protokol, saya tidak pernah merendahkan klub – saya merasa diserang oleh klub melalui Antero Henrique, jadi saya terpaksa angkat bicara dan merespons.”

“Selama bursa transfer musim panas, saya katakan pada tuan Henrique bahwa saya ingin Adrien agar dimasukan ke daftar jual karena Adrien ingin meninggalkan klub dan itu saya katakan cukup jelas. Saya tidak melihat bagaimana saya tidak loyal. Ada tawaran dari Barcelona dan klub menolaknya, yang memang itu hak mereka.”

“Keputusan [menolak kontrak baru] sudah definitif dan final. Situasi telah sepenuhnya memburuk dan tidak ada jalan kembali… sangat sedikit orang yang bergegas membela situasi Adrien. Faktanya yang dimiliki UNFP itu penting.”

“Situasinya sama seperti empat tahun lalu… Ketika Adrien berusia 19 tahun, ia tidak melawan klub dan meneken perpanjangan kontrak. Sekarang ia berusia 23 tahun. Apa yang dilakukannya sekarang ini adalah membeli kebebasan.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Thomas Tuchel Memutuskan Bertahan di PSG Hingga 2021

Thomas Tuchel Memutuskan Bertahan di PSG Hingga 2021

Paris – Thomas Tuchel telah menyepakati perpanjangan masa bakti bersama Paris Saint-Germain yang akan mengikatnya ...