Home > Berita Liga Indonesia > Sriwijaya FC Harus Kehilangan Rp 380 Juta Akibat Ulah Suporter

Sriwijaya FC Harus Kehilangan Rp 380 Juta Akibat Ulah Suporter

Jakarta – Sriwijaya FC sudah menjalani pertandingan tandang maupun kandang dalam kompetisi Liga 1 musim ini selama 12 pekan. Sejauh ini, manajemen Sriwijaya FC harus mengalami banyak kerugian. Sebab mereka harus mengeluarkan uang untuk membayar denda sebesar Rp 380 juta rupiah.

Sriwijaya FC Harus Kehilangan Rp 380 Juta Akibat Ulah Suporter

Sriwijaya FC

Sriwijaya FC harus membayar denda tersebut karena ulah suporter mereka saat bermain kandang di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang. Apalagi saat Sriwijaya FC menjamu Bhayangkara FC pada tanggal 12 Mei di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang.

Baca juga : Harga Pemain Termurah di Piala Dunia 2018 Dikisaran Rp 2,8 Miliar

Dari laman Tribun Sumsel, suporter terbukti menyalakan smoke bom lebih dari lima kali, yang terlihat pada menit ke-40, ke- 45 dan 58.

Insiden tersebut membuat SFC dijatuhi hukuman denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI senilai Rp 200 juta. Selain itu, Sriwijaya FC juga harus kembali diganjar denda sebesar Rp 150 juta saat menjamu PSIS Semarang.

Sebelumnya, SFC juga harus menerima denda Rp 30 juta karena ulah suporter mereka sendiri. Dengan demikian, total denda yang harus ditanggung Sriwijaya FC adalah sebesar Rp 380 juta.

Total denda itu diumumkan secara langsung oleh Koordinastor Keamanan GSJ, AKBP Syahril Musa di sela-sela pertandingan SFC kontra Persela Lamongan.

Syahril pun mengajak seluruh anggota kelompok suporter yakni Sriwijaya Mania, Singa Mania dan Ultras Palembang untuk mengikuti seluruh peraturan yang ada.

“Masalah ini hanya akan mengancam konsistensi Sriwijaya FCdilarang bermain di rumah kita sendiri, Stadion Gelora Sriwijaya GSJ,” ujar Syahril.

(Okto – Satupedia.com)

x

Check Also

Timnas Indonesia Ikut Ajang Piala Asia U-19, Indra Sjafri Targetkan Masuk Semi-Final

Indra Sjafri : Jerman Punya Kultur Sepak Bola dan Kompetisi Sangat Apik

Jakarta – Demam Piala Dunia 2018 dirasakan oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri. Sang ...