Home > Berita Bola > Jadi Pahlawan Kemenangan Belgia, Masa Kecil Lukaku Ternyata Kelam

Jadi Pahlawan Kemenangan Belgia, Masa Kecil Lukaku Ternyata Kelam

Jakarta – Cukup banyak bintang sepakbola dunia yang memiliki kisah kelam dalam hidupnya, bahkan tak sedikit yang masa lalunya dibelenggu dengan kemiskinan sebelum memiliki banyak uang.

Jadi Pahlawan Kemenangan Belgia, Masa Kecil Lukaku Ternyata Kelam

Bisa kita lihat kisah dari legenda Timnas Brasil, Edson Arantes do Nascimento alias Pele. Seperti diketahui bahwa Pele merupakan pemain bintang Timnas Brasil era 50-70an. Bahkan ia menjadi satu-satunya pemain yang memiliki tiga cincin juara Piala Dunia, 1958, 1962, dan 1970.

Baca juga : City Lirik Kroos Usai Buntu Dengan Jorginho

Namun Pele kecil ternyata hidup dalam kemiskinan. Bahkan Pele sendiri tumbuh berkembang di daerah kumuh, Bauru, Sao Paulo. Ayah Pele, Dondinho juga pernah menjadi bintang Atletico Miniero. Namun Dondinho mengalami cedera parah dan memutuskan untuk pensiun dini. Dengan demikian, Dondinho pun hanya mampu membiayai tiga anaknya (termasuk Pele) dan istrinya.

Akhirnya Pele yang memiliki kemampuan sepakbola yang luar biasa pun membuat status sosial keluarga Dondinho mulai membaik. Selain menjadi bintang di Santos, Pele juga mengalami kesuksesan bersama Timnas Brasil dan menjadi legenda sepakbola dunia.

Kisah Pele pun bisa dikatakan nyaris sama dengan apa yang pernah dirasakan oleh Lukaku. Striker Timnas Belgia dan Manchester United tersebut menceritakan kisahnya usai mencetak gol keduanya ketika membela Belgia dalam laga perdana Grup G Piala Dunia 2018, Kontra Panama.

Lukaku menceritakan masa kecilnya saat keluarganya dibelenggu kemiskinan. Lukaku pun tak sungkan membagi cerita terkait ibunya yang suka berhutang roti. Bahkan sang penjual roti juga tahu bahwa kehidupan Lukaku sangat miskin.

“Bahkan Ada waktu ibu saya harus berhutang roti dari toko roti di jalan. Tukang roti mengenal saya dan adik lelaki saya. Jadi, mereka akan membiarkan ibu saya mengambil sepotong roti di hari Senin dan membayarnya pada hari Jumat,” ujar Lukaku dikutip The Player Tribune.

“Saya tahu persis apa yang harus saya lakukan. Saya tidak bisa melihat ibu saya hidup seperti itu. Saya pernah mengatakan kepada Ibu bahwa suatu hari semua akan berubah. Sekarang kami baik-baik saja. Anda tak perlu khawatir lagi,” katanya.

Lukaku menyatakan hal tersebut supaya tak ada yang khawatir lagi dengan kehidupannya dan sang ibu. Kini Lukaku menjadi salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Premier League. Seperti laporan Mirror, Lukaku menerima gaji dari MU sebesar £250 ribu, atau Rp4,6 miliar per pekannya.

(Okto – Satupedia.com)

x

Check Also

Kartu Merah Tak Halangi Ronaldo Tampil Lawan MU ?

Jakarta – Winger Juventus, Cristiano Ronaldo telah menjadi bahan perbincangan pecinta sepak bola dunia. Ya ...