Home > Berita Piala Dunia 2018 > Evra Bela Pogba Dari Serangan Kritikan

Evra Bela Pogba Dari Serangan Kritikan

Jakarta – Mantan bek Prancis, Patrice Evra memandang bahwa Paul Pogba sudah diperlakukan dengan tidak adil. Evra menyatakan hal tersebut usai gol Pogba diklaim sebagai gol bunuh diri pemain Australia, Aziz Behich.

Evra Bela Pogba Dari Serangan Kritikan

Sebenarnya Pogba sukses mencetak gol kemenangan Prancis dalam laga pertama babak penyisihan grup di Piala Dunia 2018. Pogba berhasil mencetak gol usai tembakannya berubah arah karena mengenai kaki Behich.

Baca juga : Gara-gara Foto Selfie, Punggawa Jerman Tuai Kritik

Akan tetapi, FIFA menilai bahwa gol tersebut merupakan gol bunuh diri dari Behich. Evra pun menganggap bahwa Pogba telah diperlakukan tidak adil. Bahkan Evra menyatakan bahwa hal tersebut tidak berlaku andai Neymar, Cristiano Ronaldo, atau Lionel Messi yang mencetak gol.

“Saya meminta orang-orang untuk berhenti membenci Paul. Saya tahu apa yang dilakukan dengan rambutnya, tapi mari kita bicarakan sepak bola. Saya ingin tahu apakah ketika Messi, atau Ronaldo, atau Neymar mencetak gol itu, lalu gol tersebut tidak dianggap sebagai gol mereka? Itu hanya pemikiran saya saja,” ujar Evra seperti dilansir Manchester Evening News.

Evra menambahkan bahwa Paul Pogba merupakan korban dari ketidakadilan. Sebab apa yang menimpa Pogba sudah kerap terjadi sejak sang pemain kembali ke Manchester United usai ditransfer dari Juventus dengan banderol harga yang sangat mahal.

“Masalahnya dengan Paul adalah citranya semakin besar ketimbang sepak bolanya. Bahkan sebelum pertandingan orang-orang sudah marah atau bicara soal rambutnya atau gayanya, tapi kita tidak pernah bicara soal sepak bolanya. Ekspektasi untuk Paul terlalu tinggi, tapi statistik untuk Manchester United jelas lebih baik ketimbang ketika ia bermain di Juventus,” ujar pemain kelahiran Senegal itu.

“Karena mereka membelinya dengan harga 100 juta poundsterling, orang-orang mengharapkannya mencetak tiga gol dalam setiap pertandingan, tapi ia tidak ada di level itu. Berikan dia waktu, ia masih muda. Namun, ketika segalanya sudah salah, ia selalu yang dikritik, itu tidak adil,” lanjut Evra.

Prancis bakal berlaga kontra Peru dan Denmark di Grup C Piala Dunia 2018. Modal kemenangan yang mereka raih atas Australia di pertandingan pertama membuat Pogba memiliki banyak waktu untuk membungkam kritik yang datang kepadanya.

(Okto – Satupedia.com)

x

Check Also

Pujian Selangit Walker Untuk Kane Jelang Hadapi Kroasia

Pujian Selangit Walker Untuk Kane Jelang Hadapi Kroasia

Jakarta – Harry Kane sukses menampilkan performa yang gemilang saat memperkuat Timnas Inggris di Piala ...