Home > Berita Liga Champions > Pecundangi Liverpool, Madrid Sabet Titel Liga Champions Musim Ini

Pecundangi Liverpool, Madrid Sabet Titel Liga Champions Musim Ini

Jakarta – Real Madrid berhasil membukukan sejarah baru dengan meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun di era modern setelah mengandaskan Liverpool dengan skor 3-1 dalam final di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, pada Minggu (27/5) dini hari WIB.

Pecundangi Liverpool, Madrid Sabet Titel Liga Champions Musim Ini

Dalam laga ini, Gareth Bale sukses tampil sebagai pahlawan Real Madrid berkat dua gol yang dicetaknya usai turun dari bangku cadangan. Sedangkan Liverpool merasa sangat sakit dengan dua kesalahan krusial kiper Loris Karius dan laga ini juga diwarnai oleh cedera yang dialami oleh Mohamed Salah dan Dani Carvajal.

Baca juga : Prediksi Liga 1 27 Mei 2018 : Perseru vs Sriwijaya FC

Hasil ini membuat Real Madrid berhasil mendapatkan titel ke-13nya dan membuat mereka semakin dominan sebagai raja turnamen termegah Eropa. Bahkan Zinedine Zidane berhasil mencetak sejarah dengan menyamai rekor tiga kali juara Bob Paisley dan Carlo Ancelotti.

Sementara untuk pelatih Jurgen Klopp, kekalahan membuat rekornya di final Liga Champions semakin buruk. Klopp tercatat telah enam kali beruntun harus menyerah di partai puncak.

Pada laga ini, Klopp menurunkan komposisi terkuat yang dimilikinya dengan mengandalkan trisula maut Salah, Roberto Firmino, serta Sadio Mane di barisan depan.

Sedangkan di kubu Real Madrid, Zinedine Zidane memutuskan untuk mencadangkan Bale dari kesebelasan inti. Zidane menerapkan skema 4-4-2 berlian dengan Isco ditugasi sebagai pemberi bantuan untuk Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema.

Pada babak pertama, Liverpool mengawali laga dengan sangat berani dan memberikan tekanan ketat pada lini pertahanan Real Madrid. Namun Madrid masih tetap tenang dalam menghadapi tekanan ketat dari Liverpool, bahkan Real mendapat peluang saat Ronaldo melepas tendangan melenceng dari umpan Dani Carvajal.

Sementara Liverpool mendapatkan peluang emas dari tembakan Trent Alexander-Arnold. Namun Keylor Navas sukses melakukan penyelamatan dan mempertahankan skor kacamata.

Jalannya pertandingan pun mulai berubah setelah Mohamed Salah harus ditarik keluar pada setengah jam permainan. Salah nampak meringis kesakitan saat meninggalkan lapangan akibat mengalami cedera bahu menyusul duel dengan Sergio Ramos.

Madrid juga melakukan pergantian dini setelah Carvajal mengalami cedera, namun dampak kehilangan Carvajal tak sebesar yang dirasakan Liverpool dengan kehilangan Mohamed Salah.

Akhirnya Real Madrid mampu mengambil alih inisiatif serangan, bahkan mereka sempat menggetarkan jala Liverpool dua menit jelang turun minum. Namun gol dari tandukan Benzema tak disahkan lantaran off-side.

Pada babak kedua, Real Madrid nyaris membuka skor saat laga baru berjalan tiga menit melalui tendangan Isco dari jarak 15 yard yang masih menerpa mistar.

Tak lama kemudian, blunder yang dilakukan Karius akhirnya membuat Madrid unggul terlebih dahulu. Pada waktu itu, Karius memang berhasil menangkap sebuah umpan yang tidak berbahaya. Namun ia malah melakukan lemparan yang terlalu lemah yang dicegat oleh Benzema.

Empat menit kemudian, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan melalui sontekan Mane setelah meneruskan umpan sundulan Dejan Lovren dari situasi sepak pojok (55′).

Zidane pun langsung menarik Isco untuk memberikan tempat kepada Bale dan mengubah formasi tim menjadi 4-3-3. Masuknya Bale pun langsung menghasilkan dampak yang positif, sebab sang pemain berhasil mencetak gol atraktif untuk mengantarkan Madrid memimpin lagi.

Umpan silang Marcelo disambut Bale dengan tendangan salto spektakuler yang tak mampu dijangkau oleh Loris Karius. Gol yang dicetak Bale diyakini bakal dikenang sebagai salah satu gol terindah dalam sebuah laga final Liga Champions.

Tim asuhan Jurgen Kloop enggan menyerah begitu saja. Sadio Mane pun hampir menjebol gawang Navas untuk kali kedua di menit ke-70 dengan tembakan mendatar, sayangnya bola hanya mengenai tiang.

Perlawanan Liverpool akhirnya nampak sia-sia di menit ke-83 usai Gareth Bale mencetak gol keduanya berkat “bantuan” blunder kedua Karius yang tak mampu menahan bola hasil sepakan jarak jauhnya. Skor 3-1 pun mempertegas Madrid sebagai raja Eropa untuk kali ke-13 sepanjang sejarah.

(Okto – Satupedia.com)

x

Check Also

Benzema Mempunyai Mimpi Pensiun Bersama Real Madrid

Senjata Rahasia Real Madrid Itu Bernama Benzema

Jakarta – Real Madrid bakal menjalani laga krusial kontra Liverpool dalam laga final Liga Champions yang akan berlangsung ...