Home > Berita Bola > Mino Raiola Marah Karena Italia Tak Memanggil Balotelli

Mino Raiola Marah Karena Italia Tak Memanggil Balotelli

Jakarta – Agen Balotelli, Mino Raiola merasa sangat kecewa setelah mengetahui nama kliennya tak masuk ke dalam daftar skuat timnas Italia yang terbaru.

Mino Raiola Marah Karena Italia Tak Memanggil Balotelli

Italia sendiri memulai periode baru di bawah asuhan pelatih Luigi Di Biagio. Meskipun telah gagal meraih tiket menuju Piala Dunia 2018, namun Italia bakal menjalani dua laga uji coba internasional pada bulan ini kontra Argentina dan Inggris.

Baca juga : Riise Senang Melihat Kerja Keras Alberto Moreno Bersama Liverpool

Balotelli tercatat mengenakan jersey timnas Italia untuk yang terakhir kalinya yakni pada babak grup Piala Dunia empat tahun lalu. Sejak saat itu Balotelli pun tak pernah lagi mendapat kesempatan serupa.

Pada saat ini, nama Balotelli pun kembali tak mendapat perhatian dari pelatih Italia. Padahal performa sang pemain sungguh cukup cemerlang bersama Nice di Ligue 1 Prancis musim ini dengan mengemas 22 gol dari 31 pertandingan.

Di Biagio memutuskan untuk tak memanggil Balotelli dan lebih memilih untuk memanggil dua striker debutan yakni Patrick Cutrone dan Federico Chiesa. Keputusan itu yang membuat Raiola sangat marah.

“Kami kecewa menyikapi kegagalan Balotelli kembali ke timnas,” ujar Raiola. “Kami lebih kecewa lagi setelah mendengar penjelasan (tentang penolakan), karena kami sejauh ini tak pernah berbicara pada siapa pun.”

“Jika Di Biagio mengatakan bahwa usia tidaklah masuk perhitungannya untuk seorang striker, maka tim nasional seharusnya dekat dengan pemain seperti Balotelli.”

Raiola pun memberikan kritik yang ditujukan kepada Federasi Sepakbola Italia (FIGC), yang menurutnya luput dari perhatian dan justru menyalahkan pelatih sebelumnya, Gian Piero Ventura atas periode kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk pertama sejak 60 tahun terakhir.

“Masalahnya bukan ada pada pelatih, tapi sistem sepakbolanya. Kami memiliki federasi sepakbola yang bekerja tanpa sebuah rencana matang untuk mengatur masa depan,” lanjutnya.

“Tim nasional seharusnya diwakili oleh seluruh insan yang terbaik, jadi sebaiknya jangan tetap berjalan apabila tak memahami betul tentang kriteria yang ada.”

“Di negara lain, ketika tim nasional berlaga, maka akan menjadi sebuah pesta, tapi tidak bagi kami yang menjadikannya sebagai ajang perselisihan. Tidak ada rencana atau identitas yang jelas, yang kami lakukan hanyalah selalu mengganti pelatih.”

(Okto – Satupedia.com)

x

Check Also

Iniesta Kesal Messi Mendapat Kritikan Pele

Jakarta – Andres Iniesta yang baru datang ke Barcelona menyempatkan diri untuk melayangkan komentar terkait ...