Home > Berita Liga Italia > Inter Milan > Udinese Sukses Berikan Kekalahan Pertama Untuk Inter

Udinese Sukses Berikan Kekalahan Pertama Untuk Inter

Jakarta – Inter Milan akhirnya menelan kekalahan pertamanya saat menjamu Udinese dengan skor 1-3, hari Sabtu (16/12/2017). Kekalahan ini membuat Inter Milan harus tergeser ke peringkat kedua digeser oleh Napoli.

Udinese Sukses Berikan Kekalahan Pertama Untuk Inter

Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Inter Milan memasang target untuk meraih tiga poin untuk mengokohkan posisi di puncak klasemen sementara. Namun, target Inter Milan kandas setelah penampilan impresif yang ditampilkan para pemain Udinese sejak awal babak pertama.

Baca juga : Prediksi EPL 17 Desember 2017 : Bournemouth vs Liverpool

Inter memperoleh peluang pertama saat Antonio Candreva berhasil menanduk bola umpan dari Ivan Perisic pada menit ketujuh. Namun, kiper Udinese, Albano Benjamin Bizzarri masih berhasil menangkap bola.

Selang satu menit, giliran Ivan Perisic yang menjadi aktor utama di depan gawang Udinese. Hanya saja, Perisic telah gagal memanfaatkan umpan silang Mauro Icardi dan hanya menghasilkan tendangan gawang bagi tim lawan.

Fans Inter sejenak terdiam pada menit ke-14, saat Kevin Lasagna mencetak gol ke gawang Samir Handanovic. Pada waktu itu Lasagna memanfaatkan umpan dari Silvan Widmer, Lasagna berhasil robek gawang Inter terlebih dahulu.

Namun, selang dua menit bagi kapten Inter Milan, Mauro Icardi, untuk balas ketertinggalan dari Udinese. Memanfaatkan umpan silang Antonio Candreva, Icardi berhasil menemukan gawang kiper Bizzare. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan dengan tensi yang tinggi. Inter Milan masih mengandalkan serangan melalui kedua sayap, baik Antonio Candreva maupun Ivan Perisic. Sayangnya, Inter harus terkena hukuman penalti pada menit ke-57. Berawal dari serangan Udinese, bek Inter, Davide Santon, harus dikenai pelanggaran karena tangganya menyentuh bola.

Teknologi VAR yang baru digunakan musim ini di Liga Italia menangkap bahwa Santon melakukan handsball di kotak terlarang. Rodrigo De Paul yang menjadi eksekutor penalti sukses menyarangkan bola ke gawang Handanovic.

Tertinggal dengan skor 1-2, Inter bangkit dan kembali menggempur pertahanan Udinese malalui trio Icardi, Perisic, dan Candreva. Tak hanya ketiga pemain tersebut, bahkan Milan Skriniar yang berposisi sebagai bek, juga sempat mengancam gawang Udinese meski sundulannya pada menit ke-68 hanya membentur mistar gawang.

Roberto Gagliardini yang masuk menggantikan Marcelo Brozovic juga mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan, namun tandukannya pada menit ke-73 masih belum membuahkan hasil.

Keasikan Menyerang, Inter harus keboobolan lagi yang berawal dari penetrasi Jakub Jankto, Antonie Barak berhasil konversi umpan rekannya menjadi gol pada menit ke-77.

Inter yang tertinggal dua gol lalu kembali ngotot, berharap bisa kembalikan keadaan. Sayangnya, Albano Bizzari masih terlalu tangguh menjaga gawang Udinese agar tak bobol kedua kalinya. Skor 3-1 bagi kemenangan Udinese bertahan hingga akhir pertandingan.

Kemenangan ini membawa Udinese sementara naik dua tingkat ke posisi 11, menggeser Bologna dan Chievo Verona yang belum bermain. Sedangkan Inter Milan harus rela jika turun tiga tingkat ke posisi empat, apabila Napoli, Juventus, serta Roma sama-sama bisa menangi laga.

(Okto – Satupedia.com)

x

Check Also

Inter Milan Yakin Bisa Raih Tiket Liga Champions Musim Depan

Inter Milan Yakin Bisa Raih Tiket Liga Champions Musim Depan

Jakarta – Lazio dan Inter Milan akan bersaing dalam memperebutkan satu tiket yang tersisa di ...