Home > Berita Liga Indonesia > Sriwijaya FC Terima Konsekuensi Jeblok Prestasi di Liga 1

Sriwijaya FC Terima Konsekuensi Jeblok Prestasi di Liga 1

Palembang – Sriwijaya FC harus menerima konsekuensi dari jebloknya prestasi di Liga 1 2017. Prestasi minor di lapangan berimbas pada pemasukan klub. Daya beli tiket penonton mengalami penurunan drastis selama semusim pelaksanaan kompetisi.

Sriwijaya FC Terima Konsekuensi Jeblok Prestasi di Liga 1

Sriwijaya FC

“Tahun ini merugi. Pembelian tiket pertandingan mengalami penurunan 30 sampai 40 persen. Ini otomatis pendapatan pun turun dari musim-musim sebelumnya,” jelas Faisal Mursyid, Sekum PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) selaku pengelola Sriwijaya FC pada Jumat (17/11/2017).

Faisal menjelaskan, ada banyak faktor yang memengaruhi penurunan daya beli tiket pertandingan musim ini. Dua di antaranya yaitu menurunnya prestasi tim musim ini dan perpindahan markas Sriwijaya FC ke stadion yang kapasitasnya lebih kecil.

Biasanya, Yu Hyun Koo cs menjamu tamunya di Gelora Sriwijaya Jakabaring. Hal itu dilakukan setengah musim Liga 1 sebelum akhirnya pindah ke Stadion Bumi Sriwijaya di putaran kedua.

Gelora Sriwijaya memiliki kapasitas kursi sampai 35 ribu penonton. Sementara Stadion Bumi Sriwijaya hanya mampu menampung enam ribu penonton. “Performa tim sangat berpengaruh pada daya beli tiket selain perpindahan stadion dari kapasitasnya yang besar ke kapasitas yang lebih kecil. Sudah kecil, enggak pernah penuh. Mungkin hanya tiga perempat atau setengahnya saja yang terisi,” imbuh Faisal.

Untungnya, terkait pengelolaan tiket penonton Sriwijaya FC bekerja sama dengan pihak ketiga. Kerja sama dilakukan pada awal musim dengan nilai yang sudah disepakati. Nilainya lebih dari Rp 1 miliar untuk semusim. Kesepakatan itu cukup membantu klub. (Siti Rahma – satupedia.com)

x

Check Also

Pujian Mario Gomez Untuk Skuad Muda Persib

Pujian Mario Gomez Untuk Skuad Muda Persib

Bandung – Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, Jumat (15/12/2017) mengakui bahwa hadirnya hadirnya para punggawa Maung ...