Home > Berita Bola > Persebaya Tuntut Liga 2 Lebih Tegas Dalam Menyusun Jadwal

Persebaya Tuntut Liga 2 Lebih Tegas Dalam Menyusun Jadwal

Surabaya – Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda menuntut PT Liga Indonesia Baru yang merupakan operator kompetisi Liga 2 untuk lebih tegas lagi dalam menyusun jadwal pada partai semifinal.

Persebaya Tuntut Liga 2 Lebih Tegas Dalam Menyusun Jadwal

Azrul

Azrul berharap dengan penyusunan jadwal yang pasti ini demi kelancaran pertandingan agar kekisruhan tidak akan terjadi lagi. Seperti diketahui, jadwal 8 besar Liga 2 grup Y sempat kacau gara-gara tidak bisa bermain di Stadion Wibawa Mukti. Hal ini telah membuat jadwal 8 besar digeser dan pindah ke Bandung.

Baca juga : Bek Kiri Andalan Palace Masuk Radar City

“Kami tak ingin dirugikan oleh waktu. Sedangkan klub-klub Liga 2 harus menunggu waktu lebih banyak, dan saya berharap liga dua dapat berakhir dengan cepat,” ujarnya.

Azrul juga menambahkan bahwa Persebaya sudah membuat program latihan yang tersusun dengan rapi. Maka dari itu, mereka tak mau dirugikan oleh waktu pertandingan yang tidak jelas.

“Saya rasa tim pelatih sudah mempunyai strategi yang penting. Jadi saya harap di babak semifinal nanti tak akan mundur lagi,” katanya.

Azrul juga menilai bahwa Liga 2 termasuk kompetisi paling berat. Selain karena ada Persebaya yang berkompetisi di sini, Liga 2 juga lebih menantang.

“Jelas ini yang paling berat, seperti kita ketahui ada 60 tim yang bertanding dan sekarang hanya sisa delapan saja, serta ini nanti juga masih diseleksi lagi,” kata Azrul.

Azrul memiliki ambisi bahwa Persebaya bisa meneruskan tren positif dan ingin Persebaya lolos ke final. Pada babak semifinal, Persebaya bakal menghadapi tim yang pernah mereka hadapi di fase grup yaitu Martapura FC.

“Kita berharap segera mendapatkan pengumunan kapan babak semifinalnya digelar,” kata Azrul.

(Okto – Satupedia.com)

x

Check Also

Binter Berpeluang Hengkang dari Bali United

Gianyar – Di tengah kegalauan tentang kontraknya di Bali United, Binter sejatinya memiliki peluang untuk ...