Home > Berita Liga Indonesia > Loyalitas Choirul Huda Selama 18 Tahun untuk Persela

Loyalitas Choirul Huda Selama 18 Tahun untuk Persela

Lamongan – Julukan one man club disematkan pada mendiang kiper Persela Lamongan Choirul Huda. Sosok Huda sejajar dengan legenda sepak bola dunia seperti Paolo Maldini di AC Milan dan Ryan Giggs di Manchester United. Namun, Huda lebih spesial. Sebab, Huda menyerahkan hidup dan matinya untuk Persela.

Loyalitas Choirul Huda Selama 18 Tahun untuk Persela

Sebelum meninggal di RSUD dr Soegiri, Lamongan pada Minggu (15/10) sekitar pukul 17.15, Huda masih mengawal gawang Persela dalam pertandingan kontra Semen Padang di Stadion Surajaya. Persela berhasil memenangkan laga ini dengan skor 2-0.

Huda diturunkan sebagai starter oleh Pelatih Persela Aji Santoso. Penampilannya cukup bagus di bawah mistar. Paling tidak, kiper yang meninggal di usia 38 tahun ini mampu menjaga gawang Persela dari kebobolan hingga separuh babak.

Sebelum turun minum, Huda terlibat tabrakan keras dengan bek Persela Ramon Rodrigues dan striker Semen Padang Marcel Sacramento. Ia sempat memegang dadanya sebelum tak sadarkan diri di atas lapangan. Huda akhirnya dilarikan ke IGD RSUD dr Soegiri.

Huda masih bernapas ketika tiba di RSUD dr Soegiri. Namun kondisinya mulai menurun hingga nyawanya tak tertolong. Menurut catatan medis awal, Huda meninggal sekitar pukul 17.15, atau 20 menit setelah Persela memenangkan pertandingan lawan Semen Padang dengan skor 2-0.

Persela Lamongan dan LA Mania berduka. Mereka kehilangan kiper sekaligus kapten tim. Mereka kehilangan pemain yang sudah mengabdikan dirinya untuk Persela selama 18 tahun, di mulai sejak tahun 1999 silam ketika tim ini masih berlaga di Divisi II. (Siti Rahma – satupedia.com)

x

Check Also

Ridwan Kamil Kecam Tindakan Biadab Oknum Bobotoh Yang Tewaskan Seorang Suporter

Bandung – Tindakan biadab yang dilakukan oleh oknum Bobotoh telah membuat Gubernur Jawa Barat, Ridwan ...