Home > Berita Liga Inggris > Dihajar Palace, Bukti Chelsea Tak Memiliki Kedalaman Skuad

Dihajar Palace, Bukti Chelsea Tak Memiliki Kedalaman Skuad

Jakarta – Di kompetisi Liga Primer Inggris, jargon bahwa setiap tim bisa saling mengalahkan memang kerap terbukti benar. Publik Liga Primer dibuat kaget ketika tuan rumah Crystal Palace menghajar Chelsea 2-1 di Selhurst Park pada Sabtu (15/10).

Dihajar Palace, Bukti Chelsea Tak Memiliki Kedalaman Skuad

Munkin ini menjadi kejutan terbesar di musim ini, pasalnya Palace yang duduk sebagai juru kunci dengan nol poin dan selalu kalah tanpa mencetak gol di tujuh laga sebelumnya ternyata sanggup memperdayai sang juara bertahan.

Baca juga : City Mulai Menikmati Hasil Dari Aktifitas Belanja 220 Juta Pounds

Gol perdana Palace di musim ini ditandai dengan gol bunuh diri Cesar Azpilicueta di awal laga. Kemudian Chelsea mampu membalas lewat Tiemoue Bakayoko, namun Wilfried Zaha mengembalikan keunggulan Palace dan skor 2-1 bertahan sampai laga usai. Apalagi kedua tim masing-masing melepaskan 11 tembakan yang mengindikasikan bahwa Palace sama sekali tidak terlihat rendah diri.

Absennya dua pilar, Alvaro Morata dan N’Golo Kante, menjadi penyebab yang telah memengaruhi performa The Blues dan menjadi kambing hitam dari kekalahan memalukan ini. Manajer Antonio Conte pun mengakuinya, “Saat ini adalah momen yang sangat sulit bagi kami. Ketika Anda memulai pertandingan tanpa Morata dan Kante, itu tidak mudah.”

Namun bila ditelusuri lebih dalam, permasalahan Chelsea sebenarnya bukan karena absensi Morata dan Kante, melainkan karena mereka tidak memiliki kedalaman skuat yang baik. Secara kuantitas, skuat Chelsea musim ini lebih ramping dengan23 pemain dibanding musim lalu (25). Apalagi Chelsea di musim ini mengikuti kompetisi Liga Champions, maka aktivitas transfer mereka di musim panas kemarin patut dipertanyakan.

Kualitas para pemain pelapis Chelsea juga mulai diragukan. Seperti Michy Batshuayi yang gagal menjalankan peran Morata. Sementara para pelapis lain seperti Andreas Christensen, Davide Zappacosta, Kenedy, dan Charly Musonda masih belum teruji di Liga Primer.

Faktor kelelahan juga menghantui Skuad Chelsea, karena mereka hanya memiliki Bakayoko dan Cesc Fabregas sebagai gelandang tengah yang prima. Danny Drinkwater masih belum pulih dari cedera betis, dengan begitu Conte bahkan memanggil dua gelandang junior, Ethan Ampadu dan Kyle Scott, ke tim utama.

Tiga bek Chelsea tampak tak teratur dalam meredam serangan Palace. Peran Bakayoko di tengah lapangan tidak sedominan Kante. Akibatnya bisa fatal, seperti ketika Willian hilang fokus di lini tengah sehingga berujung pada gol kedua Palace.

Kehilangan pemain sebagus Kante tentu sungguh sangat disayangkan, tapi masalah ini bisa teratasi andai Nemanja Matic tak dijual ke Manchester United. Namun, nasi sudah menjadi bubur, kini Conte harus bijaksana memakai tenaga Bakayoko dan Fabregas. Pasalnya, selanjutnya mereka bakal melawan AS Roma di Liga Champions dan juga menghadapi Manchester United.

Wing-back andalan Victor Moses menambah panjang daftar cedera usai mengalami masalah hamstring saat melawan Palace dan membuatnya ditarik keluar jelang turun minum. Tanpa Kante, Morata, Moses, dan Drinkwater selama beberapa pekan ke depan, wajar apabila Conte mulai cemas.

“Kehilangan tiga sampai empat pemain adalah masalah besar bagi kami. Tapi kami akan terus berjuang. Kami harus segera mencari solusi dan tidak perlu mencari-cari alasan. Musim ini akan sangat sulit dan oleh karena itu kami harus mengerahkan 150 persen,” seru Conte.

Kekalahan dari Palace adalah kekalahan ketiga Chelsea di musim ini dan mereka kini tertinggal sembilan poin dari Manchester City di puncak klasemen, dan ini merupakan Alarm peringatan Chelsea sedang berbunyi nyaring.

(Okto – Satupedia.com)

x

Check Also

Legenda Arsenal Lukaku Akan Lebih Bersinar di MU Musim Depan

Legenda Arsenal Lukaku Akan Lebih Bersinar di MU Musim Depan

Jakarta – Legenda Arsenal, Paul Merson meyakini jika Romelu Lukaku bakal lebih bersinar lagi di dalam skuad Manchester United ...