Home > Berita Bola > Persebaya Merasa Dirugikan Dengan Siaran Langsung Televisi

Persebaya Merasa Dirugikan Dengan Siaran Langsung Televisi

Surabaya – Kegemilangan Persebaya Surabaya saat bertanding di lanjutan babak 16 besar Liga 2, tak diikuti dengan pendapatan tiket. Meski menang 5 gol tanpa balas dari PSBS Biak, tim berjuluk Green Force ini hanya ditonton oleh 17 ribu orang.

Persebaya Merasa Dirugikan Dengan Siaran Langsung Televisi

Padahal, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya berkapasitas 50 ribu kursi. Jumlah tiket yang terjual ini jauh berkurang ketimbang laga terakhir Persebaya saat menjamu PSIM Yogyakarta, yang diperkirakan mencapai 45 ribu kursi.

Jadwal pertandingan yang digelar mulai pukul 15.00 WIB dianggap menjadi salah satu persoalan. Pada waktu tersebut, sebagian pendukung masih beraktivitas, karena hari pertandingan dilaksanakan pada hari kerja.

Baca juga : Prediksi Bundesliga 23 September 2017 : RB Leipzig vs Eintracht Frankfurt

Selain itu, jadwal siaran langsung televisi juga ikut mempengaruhi animo para pendukung ke stadion. Hal inilah yang dikeluhkan oleh Chairul Basalamah, Manajer Persebaya.

“Kami sudah mengajukan surat protes kepada PT LIB. Selain waktu kick-off sore dan hari kerja, siaran langsung membuat Persebaya merugi,” ujar Chairul.

Chairul juga menyatakan bahwa jadwal yang tidak tepat membuat pihaknya bisa merasa mengalami kerugian yang sangat banyak. Potensi kerugian bahkan ditaksir mencapai miliaran rupiah.

“Potensi pendapat kami dari tiket menguap. Bayangkan jika 20.000 Bonek tak jadi nonton gara-gara jam kick-off dan siaran langsung, berapa miliar kerugian Persebaya?” tambah Chairul.

Sebelumnya, pihak PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi juga sudah menyampaikan kebijakan soal hak siar televisi. Menurut Tigor Shalom Boboy selaku COO PT LIB, klub Liga 2 tidak akan mendapat jatah hak siar televisi.

(Reno – satupedia.com)

x

Check Also

Sandi Septian Patah Tulang Rusuk, Pelatih Persela Kecam Wasit

Sandi Septian Patah Tulang Rusuk, Pelatih Persela Kecam Wasit

Samarinda – Belum hilang duka Persela Lamongan usai kehilangan kiper legendaris Choirul Huda yang meninggal dunia akhir ...