Home > Berita Bola > Berita Bola : Dualisme Kepemilikan Klub, PSSI Diminta Menpora Selesaikan Masalah Secepatnya

Berita Bola : Dualisme Kepemilikan Klub, PSSI Diminta Menpora Selesaikan Masalah Secepatnya

Jakarta – Meski roda kompetisi sudah mulai berjalan, namun sejumlah klub masih mengalami perpecahan atau dualisme. Kurang nyaman dengan kondisi ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi meminta PSSI menuntaskan masalah tersebut.

Berita Bola : Dualisme Kepemilikan Klub, PSSI Diminta Menpora Selesaikan Masalah Secepatnya

Sepakbola di Indonesia belum sehat betul. Masih ada perkara dualisme klub yang belum ditemukan jalan keluarnya. Seperti yang terjadi di Malang. Arema Cronus masih saling klaim kebenaran dengan Arema Indonesia.

Selain di Malang, problem dualisme juga melanda klub lainnya seperti Persema Malang, Persipasi Bekasi, Persibo Bojonegoro, Lampung FC dan Persewangi Banyuwangi.

Dalam keterangannya di hadapan awak media akhir pekan ini, Menpora mendorong PSSI untuk menyelesaikan masalah ini. Jika perlu, persoalan dualisme klub di Indonesia harus tuntas sebelum Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Oktober mendatang di Makassar.

“Selesaikan oleh federasi. Federasi sudah kita cabut pembekuannya. Kalau persoalan-persoalan itu saja tidak bisa diselesaikan, masa pemerintah harus turun tangan lagi,” tegas Menpora.

Menteri asal Bangkalan, Jawa Timur (Jatim) ini yakin bahwa PSSI punya cara untuk menyelesaikan problem dualisme. “Federasi tahu caranya. Jangan lagi dipendam. Harus segera di-clear-kan,” tegas Menpora.
(Marld – satupedia.com)

x

Check Also

Berita Bola Spanyol : 'Rumah Saya Disini'

Berita Bola Spanyol : ‘Rumah Saya Disini’

Madrid – Striker Atletico Madrid Antoine Griezmann terus dikaitkan dengan Manchester United. Bintang Prancis itu ...

SatuPedia.Com

Portal Tentang Sepak Bola

Saran dan dan masukkan kami butuhkan untuk memberikan dampak positif dalam membangun web satupedia.com. Kami tunggu masukan dari para pembaca, terima kasih.

Follow Kami di Line @satupedia Add Friend

satu fb