Home > Berita Liga Inggris > Manchester City > Berita Bola : Mentalitas Raheem Sterling Menuai Pujian

Berita Bola : Mentalitas Raheem Sterling Menuai Pujian

Manchester – Josep Guardiola memang kerap memuji para anak asuhnya. Misalnya, Raheem Sterling. Pemain tersebut dipuji lantaran memiliki mentalitas yang bagus. Meski mendapat kritik di musim 2015-2016, dia tetap menunjukkan performa terbaiknya.

Berita Bola : Mentalitas Raheem Sterling Menuai Pujian

Sterling didatangkan Man City dari Liverpool pada bursa transfer musim panas 2015. Untuk mendatangkan Sterling, Man City mengeluarkan 50 juta pounds atau sekira Rp873 miliar.

Harga yang terlalu tinggi sepertinya membebani penampilan Sterling. Alhasil, permainan pemain keturunan Jamaika tersebut di bawah standar. Permainan buruknya terus berlanjut saat membela Timnas Inggris di Piala Eropa 2016.

Sterling yang tampil buruk membuat fans Inggris marah. Bahkan, sejumlah fans rela mengeluarkan uang untuk membelikan tiket pulang bagi Sterling.

Setelah melalui musim buruk, pemain berusia 21 tahun itu tampil apik di tiga laga awal bareng Man City di musim 2016-2017. Ia total mengemas tiga assist saat Man City mengalahkan Stoke City dan Steaua Bucuresti. Sementara di laga kontra Sunderland, gol penalti yang dicetak Sergio Aguero tercipta usai Sterling dijatuhkan di kotak terlarang.

”Dia menunjukkan start yang kuat dan mental yang sempurna. Sterling fokus kepada pekerjaannya. Ketika tampil prima, ia akan berguna bagi kami dan Timnas Inggris,” tegas Sterling sebagaimana diberitakan Sportsmole pada Rabu (24/8/2016). (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions mempertemukan Atletico Madrid melawan Bayer Leverkusen. Pertandingan ini dilangsungkan di Estadio Vicente Calderon pada hari Kamis (16/03). Atletico sudah unggul agregat 4-2 sebelum pertandingan dimulai. Atleti membuat pertandingan berjalan lamban untuk membatasi terciptanya peluang bagi tim tamu. Taktik ini berjalan efektif dan pada akhirnya kedua tim tak bisa mencetak gol sampai laga usai. Atmosfer stadion sebenarnya sangat bagus, fans Atleti tak berhenti memberikan dukungan kepada timnya. Namun Atleti lebih memilih untuk mencoba bermain bertahan dan melepas serangan balik setiap kali mendapat kesempatan. Sementara itu, Leverkusen sepertinya juga tak memiliki ide yang pasti untuk menghadapi situasi itu. Meski dibiarkan menguasai bola, Leverkusen tak bisa mengalirkan bola ke area pertahanan Atletico. Alhasil, kedua tim hanya sesekali saja melakukan serangan sepanjang babak pertama. Pada babak kedua, permainan berjalan sedikit lebih terbuka. Kedua tim mulai melepas serangan-serangan frontal ke pertahanan lawan. Bernd Leno harus melakukan beberapa penyelamatan agar gawangnya tak jebol oleh tembakan-tembakan para penyerang Atleti. Meski kedua pelatih sama-sama melakukan beberapa pergantian taktis, namun situasi tak berubah sampai akhir laga. Tak ada gol yang tercipta dan Atletico Madrid pun berhak lolos ke

Berita Bola : AS Monaco Berhasil Balikkan Kedudukan Atas Man City

Monaco – AS Monaco berhak melaju ke perempat final Liga Champions lantaran berhasil menang secara ...

SatuPedia.Com

Portal Tentang Sepak Bola

Saran dan dan masukkan kami butuhkan untuk memberikan dampak positif dalam membangun web satupedia.com. Kami tunggu masukan dari para pembaca, terima kasih.

Follow Kami di Line @satupedia Add Friend

satu fb