Home > Berita Euro 2016 | Piala Eropa 2016 > Berita Bola Euro 2016 : Alexander Shprygin Nilai Prancis Gagal Menjalankan Pengamanan Selama Event

Berita Bola Euro 2016 : Alexander Shprygin Nilai Prancis Gagal Menjalankan Pengamanan Selama Event

Paris – Presiden fans Rusia Alexander Shprygin harus angkat koper dari prancis. Dia adalah salah seorang di antara puluhan fans Rusia yang dideportasi. Hal tersebut dilakukan setelah terjadi kerusuhan dengan suporter Inggris. Namun, dirinya kembali ke negara tersebut. Namun, pihaknya mendapat larangan masuk Prancis hingga 20 September 2016.

Berita Bola Euro 2016 : Alexander Shprygin Nilai Prancis Gagal Menjalankan Pengamanan Selama Event

Dalam sebuah kesempatan, dirinya mengatakan bahwa fans Rusia adalah korban ketidakadilan. Ia menyebut fans Inggris adalah pihak yang memacu pertengkaran. Ia juga menuding kepolisian Prancis yang tak becus ketika fans Inggris membuat onar dan bertengkar dengan warga setempat.

”Pemerintah Prancis benar-benar gagal dalam menjalankan pengamanan Piala Eropa 2016, ” ujar Shprygin seperti diberitakan Marca, Sabtu (25/6/2016).

”Tiga hari sebelum pertandingan Inggris vs Rusia, ada banyak penggemar Inggris yang memprovokasi fans Rusia. Mereka mengejek negara kami, presiden kami, serta melemparkan gelas bir kepada kami,” ujar sosok yang tengah memperjuangkan kebebasan fans Rusia yang ditahan tersebut.

”Ada pasukan pengamanan yang dipersenjatai dan hanya berdiri diam mereka tak menahan siapa-siapa ketika itu terjadi. Ketika pertandingan mau dimulai, nyaris tak ada penjagaan. Anda bisa membawa apa saja ke dalam stadion,” tambahnya. (Siti Rahma – satupedia.com)

x

Check Also

Berita Bola Euro 2016 : Inilah Candaan Quaresma setelah Juara

Berita Bola Euro 2016 : Inilah Candaan Quaresma setelah Juara

Lisbon – Timnas Portugal telah kembali dari Prancis. Portugal kembali ke rumah dengan kepala tegak ...